Arsip Blog

Minggu, 11 Maret 2012

MENGAPA ANAKKU PEMALU?

Bagaimana anak-anak sampai bisa mempunyai sikap malu-malu? sebagian anak pemalu sebenarnya adalah anak yang tidak percaya diri,tidak berani mencoba dan malu melakukan kesalahan atau tidak berani malu. ada juga anak pemalu yang dasarnya takut melihat berbagai kejadian. karena jarang keluar rumah atau tidak diperbolehkan bermain dengan temannya sehingga ia tidak mempunyai banyak pengetahuan tentang lingkungan sekitarnya sehingga ketika ada yang aneh di sekolahnya, anak menjadi ketakutan.
Model anak pemalu lainnya adalah anak yang orangtuanya sering mengambil alih apa saja yang dikerjakan anaknya, memakaikan anak pakaian sementara si anak sudah mampu melakukannya sendiri atau mengganti pakaian yang sudah dipilih oleh si anak, menjadi juru bicara anak ketika ada orang yang bertanya pada anak. anak akan menangkap pesan baha apa yang dikerjakannya tidak berharga. anak menjadi pemalu karena ia tidak memenuhi standar orang tuanya.
Penyebab lain adalah orang tua yang terlalu banyak mengkritik atau selalu berkomentar negatif sehingga anak juga merasa tidak nyaman dengan dirinya karena anak akan merasa tidak ada nyang dapat ia lakukan yang mendapatkan pernghargaan orang tuanya.

RENUNGAN

Di saat hati keruh, apapun yang dilakukan anak bisa memancing amarah. kita mudah sekali salah menafsirkan perilaku anak. atau kita sendiri yang memang tidak mencoba untuk bertanya dengan baik-baik apa yang dipikirkan anak. kita bertindak hanya menuruti kecurigaan, meskipun kita menyebutnya kekhaatiran. akibatnya itikad baik anak, kita tafsirkan secara keliru, sehingga alih-alih mendapat pujian, justru tangan kita yang melayang sambil dengan cepat mencubitnya keras-keras.

INSPIRASI HARI INI

Ketika engkau menyatakan dengan yakin: "AKU MENCINTAI POTENSI YANG KUMILIKI, AKU JUGA SANGAT SENANG DENGAN SEMUA ANUGERAH ALLAH UNTUKKU" maka, kau akan dapat menggali seluruh bakat dan potensi yang ada dalam dirimu.

Kamis, 23 Juni 2011

AKHLAK MULIA ITU KEBIASAAN,PEMBIASAAN & PENGHAYATAN

Perilaku yang baik belum disebut AKHLAK MULIA,sebelum menjadi KEBIASAAN.Kebiasaan yang baik memerlukan PEMBIASAAN.Tak ada pembiasaan tanpa KEMAUAN,PERENCANAAN & PEMAKSAAN DIRI.Kebiasaan dan pembiasaan akan kehilangan makna jika tidak dibarengi dengan PENGHAYATAN.Penghayatan akhlak mulia ialah dengan mengucapkan dalam hati keinginan untuk mendapatkan RAHMAT ALLAH selalu.Penghayatan ialah meniatkan setiap perilaku yang baik sebagai perjuangan kemuliaan diri dan bekal untuk ke SYURGA.MEMPERBAIKI AKHLAK PRIBADI,SOLUSI SEJATI.HARI INI SAYA AKAN MELANJUTKAN PEMBIASAN UNTUK SELALU TERSENYUM KEPADA SEMUA ORANG,BERTUTUR KATA LEMBUT,TIDAK BERDUSTA,TIDAK BERGHIBAH,SELALU SYUKUR & SABAR,BERSEDEKAH UNTUK MENDAPATKAN RIDHA ALLAH SETIAP SAAT.AMIN@USTD MUDZAKKIR

HATI-HATI dengan HATIKU,HATIMU,HATINYA,HATI KITA

Hati ini penuh warna
Hati ini selalu bergejolak
Hati ini singgasana iman
Hati ini sumber semangat
Hati ini istana bahagia
Hati ini mahligai cinta
Hati ini syurga kehidupan
Hati ini mihrab kemuliaan
Hati ini cahaya solusi
Tapi...................
Hati ini juga kubangan dosa
Hati ini juga lumpur nista
Hati ini juga kentut dosa
Hati ini juga tai kemunafikan
Hati ini juga kencing kesusahan
Hati ini juga belantara kesulitan
Hati ini juga jurang kesombongan
Hati ini juga penjara keputus-asaan
Hati ini juga api marah menyala-nyala
Hati ini juga bara kebencian
Hati ini juga neraka kehidupan
"YA MUQALLIBAL QULUWB,TSABBIT QALBIY'ALA DIYNIK"
"WAHAI YANG MEMBOLAK BALIKKAN HATI,TETAPKANLAH HATIKU DI ATAS AGAMAMU".
AMIN.@USTD.MUDZAKKIR

Sabtu, 22 Januari 2011

Pemberdayaan Orang Tua Dhuafa

Seiring dengan program tahunan yayasan Al Fatih, maka proses pemberdayaan masyarakat telah dilaksanakan secara bertahap, misalnya
1. Belajar Iqro
2. Pembuatan tas dari bungkus kopi bekas
3. Pembuatan makanan 'lobi'lobi'
4. dll
Moga proses ini dapat terus dilaksanakan, dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat-umat-bangsa. amin

Selasa, 18 Januari 2011

Kolom Umi : Si Kecil....... Si Peneguh Semangat ....

Ingat si kecil lesung pipit ? …….. Alhamdulillah sekarang si kecil sudah bertambah pintar,makin lincah dan tambah menggemaskan.....hemmmmmmm.
Oh ya, sekarang usianya 15 bln,sudah pandai berkomunikasi lewat bahasa isyarat…. Tapi hanya umi nya yang tahu loh ….he…he…….. Rasa Ingin tahunya makin besar sekali, setiap benda baru selalu ingin dipegang.apa yang ada terutama di dapur selalu jadi berantakan. Wuih ??!!!! rumah tak pernah beres,selalu saja ada yang jadi korban,entah itu panci yang dilempar,piring,sendok,ember atau benda-benda dapur lainnya.
Yaaaa...begitulah resiko ada anak kecil. Kita tidak pernah tahu, bahwa pada saat tersebut, si kecil itu belajar ….. belajar tentang lingkungannya, rasanya, kegunaannya, boleh tidaknya dimainkan, tatakrama … dan lainnya…. Yang biasanya kita sebagai orang tuanya tidak sabar untuk membimbingnya.
Pernah beberapa kali dibelikan mainan, tapi kayaknya lebih asyik bermain dengan barang-barang milik abi,umi atau kakak-kakaknya,seru kali ya!???!!! terkadang rasa lelah dan jenuh datang menggoda,inginnya umi pergi deh barang beberapa saat tanpa pasukan-pasukan kecil. Tapi ketika kutatap dalam-dalam wajah lucunya,tawa nyaringnya dan wajah sedihnya,segera tersadar bahwa ini adalah amanah dari Alloh SWT yang harus kujaga-kupelihara-kubimbing-kuarahkan untuk menjadi mujahid yang mendakhwahkan syiar Islam.
Kembali kuluruskan niat,ALLAH tidak akan menyia-nyiakan setiap perbuatan baik hambaNya. Disinilah jihadku di dalam rumah sebagai ibu dan pendamping suami. Keterbatasan waktu yang kumiliki karena selalu tersita oleh waktu menjaga si kecil ini bukan berarti sia-sia, meminjam istilah orang sunda ‘ngasuh budak mah teu tapakan’,menurut saya harus diluruskan karena mengasuh anak itu hasilnya akan terasa beberapa tahun kemudian, atau sampai nanti di akhirat.
Sebagai penutup, berbahagialah kepada para ibu yang diberi kesempatan selalu dapat mendampingi putra putrinya tanpa terganggu dengan urusan lain. Kita bisa memberikan hal-hal yang baik kepada si kecil sebagai bekal mereka dalam mengemban amanah sebagai mujahid di muka bumi ini dalam rangka menyemarakan Syiar Islam dalam berbagai bidang kehidupan untuk kebaikan dunia-akhirat. Pergunakanlah dengan sunguh-sunguh, terus bersemangat agar mereka menjadi generasi harapan bangsa-agama.*Umi Khalid